Kamis, 07 Mei 2009

URBAN BATIK

Oleh:Iin kusharyanti


Batik merupakan salah satu karya seni yang mencerminkan budaya bangsa yang adiluhung. Batik merupakan peninggalan sejarah yang mengakar dari budaya bangsa. Secara etimologis, istilah batik berasal dari kata “tik” dari kata “menitik”, yang berati menetes. Menurut terminologinya, adalah gambar yang dihasilkan dengan menggunakan canting sebagai alat dan bahan malam (lilin) sebagai penahan masuknya warna. Jadi batik adalah gambaran atau hiasan pada kain, yang dihasilkan melalui proses tutup menggunakan pewarna batik.

Dari zaman ke zaman seni batik senantiasa mengalami perkembangan dan perubahan yang mencerminkan perubahan kehidupan sosial, ekonomi dan politik. Batik tidak lepas dari realita yang terus membuat batik berkembang seiring zaman.

Batik yang dahulu hanya terpaku pada aturan-aturan tertentu, kini terus menerus berubah seiring perkembangan teknologi yang berkembang. Baik warna, desain dan motif dan gayanya. Dengan memahami dan mengikuti perkembangan batik dewasa ini dapat menumbuhkan minat bagi generasi muda sekarang. Dan memang sudah selayaknya kita selaku generasi muda ikut dan turut andil membangun dan melestrarikan seni batik agar dapat terus dipertahankan dan di lestarikan generasi yang akan datang.

Sebuah langkah bagaimana mendekatkan seni batik kepada anak muda yang masih banyak beranggapan bahwa batik itu sesuatu yang kuno/ tradisional. Anak muda saat ini sangat menyukai gaya hidup dan budaya modern. Dalam hal ini muncul istilah “seni urban”. Seni urban merupakan seni yang muncul dan berkembang di kehidupan perkotaan yang modern. Hal ini bisa dilihat dari fenomena street art, graffity, dan mural yang telah berkembang pesat di perkotaan.

Seni urban dan seni batik merupakan dua seni yang berbeda latar belakangnya. Seni urban merupakan seni modern, sedangkan seni batik sering di anggap seni yang masih tradisional karena masih mengakar pada budaya bangsa yang adiluhung.

Hal inilah yang mendorong kami, untuk membuat sesuatu yang berbeda untuk menumbuhkan rasa kecintaan batik pada kaum muda. Di sini kami mencoba menggabungkan seni urban dengan seni batik. Walaupun keduanya mempunyai perbedaan yang mencolok. Tentu hal ini merupakan sesuatu yang sangat menarik dimana kaum muda hanya mengenal dan menggangap batik sesuatu hal yang kuno.

Kami sebagai Mahasiswa Kriya Tekstil Institut Seni Indonesia Yogyakarta ingin mengapresiasi batik dengan semangat seni urban dalam penciptaan karya. Seni batik yang indah dengan kerumitan dan ketelitian dalam proses pembuatannya, membuat para pelakunya terjebak akan kebutuhan pasar. Sedangkan seni urban cenderung bebas dalam mengapresiasikan karyanya, tanpa harus memikirkan nilai komersial. Kreatifitas batik akan bertambah sehingga akan menambah khasanah batik yang ada dan berkembang di masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar